FIFA Batalkan Peru Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17 2023, Dinilai Tidak Mampu Siapkan Masalah Infrastruktur

- 5 April 2023, 10:54 WIB
FIFA Batalkan Peru Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17 2023, Dinilai Tidak Mampu Siapkan Masalah Infrastruktur
FIFA Batalkan Peru Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U17 2023, Dinilai Tidak Mampu Siapkan Masalah Infrastruktur /picabay/ renzonapa/

SRAGEN UPDATE - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) membatalkan Peru sebagai tuan rumah Piala Dunia (Pildun) U17 2023.

 

Menurut FIFA, Peru tidak bisa mampu menyiapkan komitmen-komitmennya, seperti masalah infrastruktur yang diminta sesuai dengan standard dari FIFA.

Hal tersebut disampaikan FIFA setelah sebelumnya pada Selasa malam melakukan pembicaraan yang panjang dengan Federasi Sepak bola Peru (FPF).

Meskipun memiliki hubungan kerja yang baik antara FIFA dan Peru akan tetapi Peru kehabisan waktu untuk menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan.

Baca Juga: FIFA Resmi Jatuhi Hukuman ke Presiden Persikabo 1973, Larangan Aktivitas Sepak Bola Selama 2 Tahun

Tuan rumah Pildun U17 yang masih belum ditemukan tidak membuat FIFA mengubah jadwal pertandingan tersebut, masih diterapkan pada tanggal 10 November 2023 sampai 2 Desember 2023.

Pada paragraf terakhir, FIFA menyatakan ucapan terima kasih kepada Peru terhadap segala bentuk usaha yang telah dilakukan.

Peru juga masih diberikan kesempatan oleh FIFA  untuk menyelenggarakan turnamen-turnamen sepak bola pada masa yang akan datang.

Pada kurun waktu sepekan ini, FIFA telah membatalkan dua negara sebagai tuan rumah, pertama yakni Indonesia untuk Pildun U20 dan Peru untuk Pildun U17.

 

Akan tetapi, pembatalan Indonesia tidak diberi alasan yang jelas karena FIFA hanya memberikan alasan berdasarkan situasi saat ini, sedangkan untuk pembatalan Peru sebagai tua rumah Pildun U17 disertai alasan yang jelas.

Sebelumnya, Indonesia harus kehilangan kesempatan untuk menjadi tuan rumah Pildun U20 karena penolakan dari beberapa pihak, seperti Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Hal tersebut lantaran keikutsertaan tim nasional Israel pada Pildun U20.

Israel harus mengikuti Pildun U20 karena memang mempunyai posisi sebagai runner up Piala Eropa U19.

Baca Juga: Mantan Presiden Donald Trump Tiba di New York, Hadiri Sidang Dakwaannya, Presiden Pertama AS Dituntut Pidana

Meskipun Ketua PSSI Erick Thohir telah berusaha untuk mempertahankan Indonesia sebagai tuan rumah, namun FIFA lebih memilih untuk mencoret nama Indonesia dan mencari tuan rumah baru Pildun U20.***

Editor: Inayah Nurfadilah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah