Bencana Angin Topan Intai Korea Selatan, Peserta Jambore Pramuka Internasional akan Dievakuasi

8 Agustus 2023, 06:10 WIB
Bencana Angin Topan Intai Korea Selatan, Peserta Jambore Pramuka Internasional akan Dievakuasi /Pixabay/SanDraP/

SRAGEN UPDATE – The World Organization of the Scout Movement (WOSM) telah menerima konfirmasi dari pemerintah Korea Selatan pada Senin, 7 Agustus 2023.

Berita konfirmasi tersebut berisi tentang adanya bencana Topan Khanun yang akan melanda Korea Selatan.

Meski kapan terjadinya bencana belum diketahui, WOSM akan mengevakuasi puluhan ribu peserta Jambore Pramuka Internasional di SaeManGeum, Korea Selatan.

Sebelumnya, gelombang panas juga terjadi di negara yang menjadi tuan rumah Jambore Pramuka Internasional tersebut.

Saat ini, para peserta dikeluhkan kembali dengan adanya berita badai topan yang justru bisa datang kapan saja.

Baca Juga: 5 Fakta Ending King the Land: Kisah Cinta Gu Won dan Sa Rang Ditutup dengan Happy Ending

Hal ini menambah tekanan untuk para penyelenggara serta meningkatkan kekhawatiran para orang tua peserta jambore.

Akibatnya, kontingen yang berasal dari Amerika Serikat dan Inggris terpaksa menarik diri atau kembali pulang ke negaranya.

Dilansir dari reuters.com, Kepala Pramuka Inggris mengungkapkan kekhawatirannya tidak hanya soal gelombang panas, tetapi juga soal kebersihan dan makanan, untuk itu para peserta jambore terpaksa dipulangkan.

Rencana Panitia Jambore dan Pemerintah Korea Selatan

Menurut panitia penyelenggara, Topan Khanun diperkirakan akan melanda Korea Selatan pada Kamis nanti.

Sehingga sekitar 36.000 peserta jambore akan dievakuasi menggunakan bus-bus pada Selasa, menuju daerah yang tidak dilewati Topan Khanun.

Baca Juga: Spoiler Episode 3 Drama My Lovely Liar: Perubahan Hubungan antara Mook Sol Hee dan Kim Dok Ha

Kim Sung-ho selaku Menteri Manajemen Bencana dan Keselamatan menyatakan bahwa, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol memerintahkan pengoperasian tim tanggap darurat untuk melaksanakan rencana evakuasi tanpa kesalahan.

Rencana evakuasi tersebut yakni mencari tempat dan akomodasi alternatif di dalam dan sekitar Kota Seoul.

Sementara itu, gubernur provinsi Jeolla Utara telah meminta maaf kepada publik karena menimbulkan kecemasan, sekaligus menyampaikan kondisi sanitasi termasuk toilet telah membaik.

Petugas juga telah mengirimkan puluhan truk air serta AC untuk menjaga peserta selalu terhidrasi.

Rencana konser K-Pop juga akan ditunda hingga hari Jumat, tetapi untuk tempat pelaksanaannya belum diputuskan.***

Editor: Inayah Nurfadilah

Sumber: Reuters

Tags

Terkini

Terpopuler